Efek Samping Kelebihan Vitamin D

Vitamin D merupakan vitamin yang larut dalam lemak dan mudah diserap dalam tubuh. Namun meski begitu, kelebihan vitamin D dapat mempunyai beberapa efek buruk pada kesehatan. Vitamin D membantu menjaga kadar kalsium dan fosfor dalam tubuh. Ada lima bentuk vitamin D yaitu D1, D2, D3, D4 dan D5. Secara umum asupan yang mengandungVitamin D2 adalah jenis produk tanaman dan sedangkan vitamin D3 bisa diperoleh dari sinar matahari pagi dan dari produk makanan tertentu, yang digunakan dalam suplemen gizi tubuh. Vitamin D membantu dalam pertumbuhan dan perkembangan tulang. Hal ini membantu dalam penyerapan kalsium dan juga mengatur sistem saraf agar berfungsi normal.

Asupan tinggi vitamin D dapat membantu menurunkan resiko terkena kanker seperti kanker prostat, kanker payudara, dan kanker usus besar. Suplemen vitamin D juga dapat dikonsumsi oleh wanita hamil karena membantu dalam pengembangan dan pertumbuhan tulang dari janin. Vitamin D diserap dari sinar matahari pagi dan kemudian dimetabolisme dalam tubuh. Sumber-sumber lain dari produk susu seperti keju dan mentega. Hal ini juga dapat ditemukan pada ikan, tiram, dan minyak ikan seperti cod liver oil.

Efek buruk kelebihan vitamin D

Mengkonsumsi vitamin D dalam jumlah yang tepat sangat bermanfaat bagi tubuh, tetapi jika melebihi dosis dapat memiliki beberapa efek buruk yang tidak diinginkan pada kesehatan. Jumlah vitamin D yang disarankan untuk anak di atas usia 1 tahun adalah 2000 IU. Mengonsumsi suplemen vitamin D secara asal-asalan dapat memicu hipercalcemia atau disebut juga dengan hipervitaminosis D, yang merupakan peningkatan jumlah kalsium dalam darah. Selain itu efek buruk lain yang juga berbahaya adalah tulang keropos.

Merusak Ginjal
Batu ginjal dan kalsifikasi jaringan lunak dapat disebabkan karena kelebihan vitamin D di dalam tubuh. Penimbunan kalsium dalam tubuh dapat mempengaruhi ginjal. Efek buruk kelebihan vitamin D juga dapat menyebabkan batu ginjal yang selanjutnya mengakibatkan kegagalan ginjal.

Serangan jantung
Tingginya tingkat kalsium di dalam darah dapat menjadi penyebab kelainan pada irama jantung dan murmur jantung. Kelebihan vitamin D dapat membuat usus menyerap terlalu banyak kalsium. Hal ini akan menjadi penyebab tingginya kadar kalsium dalam darah. Naiknya kadar kalsium dalam darah dapat menyebabkan deposit kalsium pada jantung dan paru-paru. Deposit kalsium dapat memblokir seluruh sistem kardiovaskular dan pembuluh darah yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan serangan jantung. Deposit kalsium pada paru-paru dapat mengurangi kemampuan paru-paru untuk dapat berfungsi dengan baik.

Mengganggu Kesehatan Bayi Selama Hamil
Kadar vitamin D dalam jumlah berlebih selama hamil dapat memicu meningkatnya kadar kalsium dalam darah sehingga dapat berpeluang menyebabkan cacat mental dan fisik seperti halnya kelainan struktur tulang pada janin. Asupan Vitamin D yang berlebihan juga dapat menyebabkan bayi lahir cacat. Jadi sebaiknya hanya penuhi asupan vitamin D selama hamil sesuai dengan kebutuhan saja agar terhindar dari macam-macam risiko berbahaya.

Gangguan Kesehatan Pada Bayi Menyusui
Ibu yang menyusui juga harus menghindari mengkonsumsi vitamin D terlalu banyak, karena dapat menekan fungsi kelenjar paratiroid pada bayi yang baru saja lahir. Kelebihan vitamin D dapat menyebabkan kejang, hipokalsemia, dan tetani.

Selain akibat kelebihan vitamin D, kelebihan asupan vitamin esensial did alam tubuh juga dapat memiliki beberapa efek samping lain pada kesehatan dari seseorang. Efek samping lainnya termasuk mual, muntah, nafsu makan rendah, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, sakit kepala berlanjut, lemah otot, dan rasa haus yang berlebihan.

Baca Juga: Sabun Nu Amoorea

Tubuh memang embutuhkan asupan vitamin D setiap hari, pasalnya vitamin D selain memberikan energi, juga memiliki peran besar terhadap metabolisme tubuh. Sehingga sangat tidak baik risikonya jika kadar vitamin D bterlalu berlebih dalam tubuh. Maka itu berhati-hati dalam mengkonsumsinya dan selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan suplemen vitamin D.