Kandungan Nutrisi dan Manfaat Kerang Bagi Kesehatan

Siapa yang tidak kenal dengan seafood ini? Menawarkan rasa gurih yang mampu menggoyang lidah, kerang yang difavoritkan oleh sebagian besar orang Indonesia ini juga dibekali dengan sejumlah nutrisi dan senyawa yang baik untuk kesehatan Anda. Ya, dalam 100 gram kerang saja, Anda sudah bisa mendapati kandungan asam amino yang mudah dicerna, omega 3 yang menyehatkan jantung, dan masih banyak lagi.

Menilik manfaat kerang yang begitu banyak, tidak ada salahnya jika anda pun menggali informasi yang mendalam mengenai nilai gizi makanan laut ini. 10 kerang berukuran sedang menyimpan 100 kalori dan 0.2 gram lemak jenuh.

Kerang juga disebut sebagai sumber mineral yang baik sebab dalam daging kerang terdapat tembaga, yodium, zat besi, dan selenium yang sangat baik untuk pertumbuhan tulang, mencegah osteoporosis, dan penyubur rahim. Kandungan yang terdapat dapat kerang sangat efektif untuk menyuburkan kandungan.

Perlu Anda ketahui bahwa hampir semua jenis kerang menyuplai sebanyak 10 persen kalium dari jumlah takaran yang dianjurkan setiap 100 gramnya. Ini tentu sangat mengagumkan sekali bukan. Kerang juga merupakan supplier vitamin A, E , dan B kompleks.

Sayangnya, dengan segudang manfaat kerang masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa kerang berpotensi menyumbang kolesterol tinggi, padahal kolesterol di dalam kerang lebih rendah dibandingkan degan daging sapi atau ayam yang notabene sering mereka santap.

Pada 15 kerang atau 85 gram hanya terdapat 166 miligram kolesterol dan bahkan tidak ada lemak jenuhnya sama sekali. Sedangkan batas normalnya, tubuh perlu mendapatkan kolesterol yang tidak melampaui 300 mg. Tentu bukan pilihan yang tepat jika Anda rela meninggalkan kerang hanya kekhawatiran akan lemak atau kalori ya?. Kuncinya, pandai-pandailah untuk mengolah seafood ini.

Studi terbaru mengemukakan bahwa pria yang mengonsumsi kerang 1 kali dalam seminggu tidak rentan terkena serangan jantung. Penelitian lain menujukkan bahwa orang yang menyantap 280 gr kerang per hari selama tiga minggu akan berkurang lemak darahnya. Hal ini didasari oleh alasan jika lobster, udang, dan moluska lain seperti kerang diperkaya dengan asam lemak omega 3.

Manfaat kerang yang dimatangkan dengan cara yang benar juga mampu memasok protein yang diperlukan untuk pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan. Zinc akan bekerja menekan risiko prostat, dan zat besi yang akan memproduksi sl darah merah. Vitamin B dapat mendongkrak perkembangan otak. Kerang yang rendah sodium juga tidak akan membuat berat badan Anda naik drastis.

Tetapi Anda juga perlu waspada sebab kerang tergolong sebagai hewan yang cepat menyerap polutan dari laut, termasuk bakteri salmonella dan virus hepatitis A. Tiram mentah disinyalir menjadi rumah dari vibrio vulnificus yang dapat mengakibatkan datangnya penyakit serius , terutama bagi orang yang mengidap jantung, gangguan pencernaan, diabetes, dan bagi mereka yang punya sistem kekebalan tubuh kurang baik.

Kerang berpotensi tertempel logam berat serupa merkuri, yang mana sangat berbahaya bagi ibu hamil. Sudah menjadi rahasia umum bahwa pencemaran air kini sudah sangat parah. Sebagai antisipasi, ibu hamil bisa menggasak omega tiga dari kacang-kacangan, biji-biian, dan ikan laut yang benar-benar steril dan aman.

Sebagai info agar manfaat kerang dapat Anda peroleh tanpa mencemaskan efek burunya, anda bisa merebus kerang terlebih dahulu sampai matang sempurna untuk menghilangkan virus atau kuman. Belilah kerang di tempat yang terpercaya dan berani memastikan bahwa kerang tersebut bebas dari zat beracun. Lalu bersihkan dengan air mengalir sebelum diolah.

Jangan sesekali menyantap kerang yang tercium bau logam atau bahan kimia. Apalagi jika babunya sudah tidak enak dan berlendir.