Bahaya Makan Sushi bagi kesehatan

Bahaya Makan Sushi

Sushi adalah makanan khas Jepang yang terbuat dari nasi yang digulung bersama dengan lauk berupa makanan laut, daging, dan sayuran baik mentah maupun yang matang dimasak. Cita rasa sushi merupakan perpaduan antara rasa asam yang lembut karena bumbu cuka beras, garam dan gula.

Sushi diklaim sebagai makanan paling sehat di dunia karena mengandung ikan yang tanpa proses pengolahan yang dapat menghilangkan kandungan nutrisi didalamnya. Namun, Jessica Perez, R.D. Seorang nutrisionist di Amerika Serikat mengatakan bahwa terdapat beberapa risiko kesehatan ketika Anda mengonsumsi Sushi.

Berikut ini penjelasan mengenai alasan mengapa Anda sebaiknya membatasi konsumsi Sushi, karena dampak negatif yang dapat Anda alami pada kesehatan Anda. Simak ulasannya berikut ini:

Bahaya Terlalu Sering Makan Sushi bagi Kesehatan Anda

1. Mengandung Bakteri

Jika Anda membeli Sushi dari kaki lima atau mall sebaiknya Anda harus berhati-hati mulai saat ini. Dalam sebuah studi yang dilakukan di Norwegia menemukan bahwa terdapat konsentrasi bakteri Mesophilic Aeromonas SPP pada 71 persen pada 58 sampel yang diteliti. Bakteri ini merupakan penyebab masalah usus, kulit dan infeksi jaringan otot halus tubuh Anda.

Peneliti menemukan bahwa Sushi instan umumnya tidak mendapatkan kontrol susu selama perjalanan dari pabrik hingga ke tempat penjualan. Hal ini tentu saja menyebabkan pertumbuhan bakteri pada daging ikan dan sayuran meningkat pesat.

Namun, bukan berarti Sushi yang Anda beli dari resto terbebas dari masalah ini. Dalam penelitian lain menemukan bahwa Daging Ikan yang digunakan pada Sushi umumnya telah tercemar bakteri Salmonella dan Listeria. Hal ini dikarenakan beberapa faktor seperti proses pengolahan ikan dari nelayan hingga tempat penjualan dan juga ikan yang digunakan bukan ikan liar sehingga rentan tercemar bakteri.

Selain itu, Ancaman Toxoplasma sangat membahayakan ibu hamil. Dikutip dari Trimester123.com Bakteri ini dapat menembus placenta janin dan mempengaruhi tumbuh kembang janin dalam kandunga.

2. Mengandung Merkuri Tinggi

Mengonsumsi satu kali dalam sepekan dapat meningkatkan konsentrasi merkuri pada tubuh Anda. Merkuri pada tubuh dapat menyebabkan masalah kesehatan serius seperti Gangguan Kesuburan pada Pria dan Wanita, Gangguan Ibu Hamil dan menghambat tumbuh kembang janin, bayi lahir dengan gangguan konsentrasi dan risiko cacat fisik pada janin.

Sushi umumnya menggunakan ikan dengan kandungan merkuri tinggi seperti Tuna, Ikan Pedang, Ikan Hiu dan Makerel, meski terdengar sehat namun nyatanya kandungan merkuri menghapuskan manfaat alami asam lemak omega-3 yang terkandung dalam ikan tersebut. Sebaliknya, merkuri dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular seperti Tekanan Darah Tinggi, Penyakit Jantung dan Stroke.

3. Tinggi Garam

Saat mengonsumsi Sushi umumnya didampingi dengan kecap asin sebagai penyedap rasa untuk menghindari rasa amis dari ikan mentah. Kecap ini mengandung konsentrasi garam yang tinggi yang akan membuat Anda kelebihan asupan garam dalam satu hari. Hal ini tentu saja meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular seperti Tekanan Darah Tinggi, Penyakit Jantung dan Stroke.

4. Tinggi Kolesterol

Salah satu varian Sushi adalah menggunakan telur ikan, mungkin Anda melihat hal tersebut sesuatu yang menyehatkan. Namun, tahukah Anda bila telur ikan mengandung kolesterol yang tinggi yang dapat memberikan dampak negatif pada kesehatan Anda, seperti penyumbatan pembuluh darah dan tekanan darah tinggi.

Selain itu, terdapat jenis sushi yang digoreng dengan minyak Canola yang justru berdampak buruk pada kesehatan Anda. Minyak Refinasi dari Sayuran tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan serius seperti gagal ginjal, penyakit liver dan penyakit jantung.

Sehingga konsumsi Sushi justru menghambat program diet Anda.

5. Cacing Pita

Dalam penelitian yang dipublikasikan oleh American College of Gastroenstrology menemukan bahwa jumlah kasus Infeksi Cacing Pita meningkat pada mereka yang mengonsumsi makanan mentah seperti Sushi. Jika Anda terinfeksi cacing pita, larva cacing akan masuk ke perut dan usus dan menyebabkan sakit perut, kembung dan diare parah.

National Health Service mengungkapkan, untuk membunuh larva cacing pita setidaknya ikan mentah harus disimpan dalam suhu minus 20 derajat celsius selama 24 jam penuh. Oleh karena itu, jika Anda tidak yakin bila ikan pada sushi yang Anda konsumsi melalui proses diatas sebaiknya hindari konsumsi sushi mulai saat ini.

Demikian pembahasan mengenai Bahaya Makan Sushi bagi kesehatan Anda. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda dalam memilih makanan sehat.